Gara-gara Mabuk, Pria Ini Naik Uber Kena Tarif Rp 22 Juta

New Jersey - Nasib sial menimpa seorang pria asal New Jersey, Amerika Serikat, pada Jumat, 2 Februari 2018, waktu setempat. Saat itu pria bernama Kenny Bachman harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk membayar tagihan Uber.

Kenny rupanya dalam kondisi mabuk setelah pesta semalam suntuk dengan teman-temannya. Saking mabuknya ia pun tak sadar telah melakukan perjalanan dengan taksi Uber hingga tarifnya tembus USD 1.600 (Rp 22 juta).

Tarif sangat mahal ini terjadi karena perjalanan yang ditempuh berjarak 300 mil atau sekitar 482,303 km. Bukan cuma jarak, yang jadi masalah adalah Bachman memesan Uber XL yang lebih mahal dari Uber biasanya.

Selain itu, kondisi harga pada saat itu kebetulan sedang mengalami kenaikan, dikenal dengan istilah surge price atau tarif petir.

"Aku terbangun dan berpikir, mengapa aku berada di dalam mobil bersama seorang pria yang tak kukenal," ujar Kenny dikutip , dari Ubergizmo, Senin (5/3/2018).

Setelah dipikir-pikir, ternyata ia awalnya hendak memesan Uber menuju kampusnya di Universitas West Virginia. Akan tetapi, karena ia mabuk, terjadi kesalahan hingga arah yang dituju berubah menjadi ke rumahnya di Gloucester County.

Dengan tagihan sebesar itu, Bachman awalnya menuduh sang sopir telah melakukan kecurangan dengan mengubah lokasi tujuan. Namun setelah diberikan penjelasan oleh pihak Uber, ia akhirnya setuju untuk membayar tagihan karena kejadian ini murni kesalahannya. (mag/fyk)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments