Benarkah Alien Dapat Kirim Malware untuk Musnahkan Umat Manusia?

JAKARTA - Permasalahan malware kerap menyusahkan pengguna perangkat elektronik. Belum lama ini dua peneliti bernama Michael Hippke dari Sonneberg Observatory dan John G. Learned dari Universitas Hawaii memiliki spekulasi yang mencengangkan. Dari hasil penelitian, mereka menemukan bahwa Alien dapat mengirimkan ‘malware’ di dalam sebuah pesan yang mereka kirimkan ke Bumi, yang diduga dapat menghancurkan umat manusia.

Melansir dari laman Neowin Senin (5/3/2018), dalam sebuah jurnal berjudul “Interstellar Comunication. IX. Message Decontamination is Impossible”, Hippke dan John menjelaskan bahwa para alien dapat menyematkan kode berbahaya ini di beberapa bahasa markup sederhana, seperti Tex atau LaTex.

BERITA TERKAIT +

Mereka bahkan berspekulasi jika Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan milik para Alien sudah mulai berkomunikasi dengan manusia. Kedua peneliti ini pun memberikan sebuah solusi untuk menekan masalah tersebut. Caranya adalah dengan membangun sebuah ‘penjara’ di Bulan yang merupakan sebuah komputer yang digunakan untuk memecahkan kode pesan dari Alien.

Baca juga: Peneliti Cari Oksigen Ionosfer untuk Temukan Kehidupan Alien

Komputer tersebut pun disarankan berjalan di sebuah jaringan khusus, yang terpisah dari jaringan internet di bumi. Hal ini dikarenakan pada saat komputer tersebut terinfeksi sebuah malware, maka komputer tersebut dapat dihancurkan tanpa menyebarkan malware tersebut ke bumi.

Tapi anehnya, mereka juga mengakui jika bisa saja para alien mengirimkan malware berupa AI, yang dapat menipu manusia dan membiarkan malware tersebut masuk ke Bumi.

Baca juga: Tak Hanya di Luar Angkasa, Peneliti Cari Kehidupan Alien di Bumi

“Penelitian saat ini menunjukkan bahwa kotak yang dirancang dengan baik tidak ada gunanya, dan AI yang cukup cerdas akan dapat membujuk atau mengelabui penjaga kemanusiaannya untuk melepaskannya,” tulis para peneliti. Sayangnya, hingga saat ini mereka belum bisa menunjukkan bukti kuat terkait malware yang sudah dikirimkan ke bumi.

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments