Shopee Klaim Alami Pertumbuhan 350% dengan 1 Juta Penjual

Jakarta - Shopee menjadi salah e-commerce yang diperhitungkan sepanjang 2017. Hal ini lantaran Shopee terus mengalami pertumbuhan yang diklaim hingga mencapai 350% dari tahun sebelumnya.

"Tahun 2017 adalah tahun yang membanggakan bagi Shopee, dan kami bersyukur atas pencapaian ini, untuk itu kami terus berkomitmen untuk mendengarkan kebutuhan dan preferensi pengguna kami, kemudian kami bekerja untuk menciptakan platform yang sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan itu. Shopee berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan tidak hanya pengguna dan bisnis, tetap juga UKM dengan bantuan teknologi," kata CEO Shopee, Chris Feng dalam keterangan tertulisnya.

Di Indonesia, Christ mengklaim telah memiliki lebih dari 100 juta listings aktif dari lebih dari 1 juta penjual dan brand. Tercatat di Oktober 2017, telah lebih dari 50 juta barang terjual dan aplikasi Shopee telah diunduh lebih dari 25 juta kali.


e-commerce yang berekspansi di Asia Tenggara dan Taiwan ini juga mengalami pertumbuhan yang signifikan di tujuh negara dengan nilai Gross Merchandise Value (GMV) tahunan lebih dari USD 5 miliar dan 80 juta unduhan.

Sebelumnya, berdasarkan riset Google Temasek Shopee juga menjadi salah satu e-commerce jadi yang paling banyak dicari oleh warganet. "Berdasarkan data pertumbuhan search interest yang kami hitung selama 12 bulan ke belakang, kami menemukan beberapa poin menarik. Lazada dan Tokopedia berada di posisi puncak dan ada pertumbuhan yang konsisten dari Shopee," jelas Tim Riset iPrice berdasarkan data Google Trends.

Diketahui awalnya search interest antara Shopee dan Bukalapak besar. Namun di penghujung tahun 2017, Shopee berhasil menyalip Bukalapak.

"Sebagai salah satu pemain muda, kami melihat banyak upaya dari Shopee untuk memperkecil jarak dengan e-commerce lain yang sudah bermain lama di Indonesia. Mulai dari kampanye mobile shopping 10.10, penguatan pada komunitas penjualnya, dan strategi lainnya," sebut Tim Riset dari iPrice lagi.


Hal ini juga ditengarai adanya kampanye mobile shopping 10.10 yang sukses menarik perhatian netizen terhadap Shopee selama 8-14 Oktober 2017. Kendati demikian, secara umum kesemua e-commerce terdongkrak search interest-nya berkat kampanye Harbolnas 12.12 yang menjadi ajang tahunan e-commerce. Bahkan terjadi lonjakan drastis pada Lazada, Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Zalora. Hal itu tepat terjadi pada 12 Desember 2017 pada pukul 10.00-13.00. (ega/rou)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments