Registrasi NIK dan KK Terus Berlaku untuk SIM Card Baru

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan kewajiban registrasi kartu prabayar menggunakan NIK dan KK masih berlanjut, tak hanya untuk saat ini saja. Pelanggan baru yang membeli SIM Card juga harus ikut mendaftar.

"Otomatis. Kartu baru hanya akan bisa diaktifkan dengan mengisi NIK dan KK secara benar," ujar Ahmad M. Ramli, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) di Gedung Kominfo, Rabu (28/2/2018).

"Jadi kalo yang sebelumnya mungkin orang masih bisa menerima membeli dan bukan mengaktifkan dengan menggunakan NIK dan KK, tapi nanti mau tidak mau mereka harus menggunakannya. Kalau tidak menggunakan itu maka tidak aktif,"sambungnya.

Dengan demikian, kata Ramli, aturan registrasi kartu prabayar menggunakan NIK dan KK ini tidak sebatas untuk kali ini saja, melainkan juga untuk pelanggan baru yang membeli SIM Card.

"Jadi penggunaan NIK dan KK itu tidak hanya sebatas selama masa registrasi ulang ini saja tapi masa yang akan datang ketika membeli baru masa aktivasi kalau kita misalnya membeli SIM Card dan diaktivasi, otomatis harus menggunakan NIK dan KK," imbuh Ramli.

Sebagaimana diketahui pemerintah telah mewajibkan pengguna operator seluler untuk melaukan registrasi sejak Oktober 2017. Sementara hari ini merupakan waktu terakhir bagi mereka untuk melakukan registrasi SIM Card. (afr/fyk)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments