Perubahan Iklim Pengaruhi Populasi Beruang Kutub

JAKARTA - Penelitian yang dipublikasikan di jurnal science menemukan bahwa beruang kutub memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Metabolisme hewan ini juga lebih besar dari mamalia lainnya dengan ukuran yang sama.

Menurut Anthony Pagano seorang peneliti Wildlife Biologist US Geographic Survey, beruang yang lebih aktif dan bergerak lebih jauh memiliki kebutuhan energi yang lebih besar dibandingkan beruang yang kurang aktif.

BERITA TERKAIT +

Akibatnya, beruang menunjukkan fluktuasi massa tubuh yang luar biasa berdasarkan keberhasilan mereka dalam mencari makan. Studi tersebut menunjukkan saat es laut Arktik berkurang dan menjadi lebih terfragmentasi.

Hal ini akan berdampak pada keseimbangan energi beruang kutub dan akan mengurangi akses mereka dalam mencari mangsa. Penelitian ini merupakan kolaborasi yang dipimpin oleh USGS dan University of California, Santa Cruz, dengan kontribusi dari Kebun Binatang Oregon, Washington State University dan Polar Bears International.

Menurut Megan Owen, Direktur Sustainability di Balai Penelitian Konservasi San Diego, meningkatnya kehilangan es di laut berarti pihaknya harus bekerjasama untuk mengembangkan pemahaman berbasis sains mengenai bagaimana beruang kutub terpengaruh oleh perubahan iklim.

Baca juga: Hewan Ini Bakal Menjadi Makhluk Hidup Terakhir di Bumi

Beruang kutub terdaftar sebagai binatang yang rentan di International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List of Endangered dan merupakan spesies langka. Jika es di laut Arktik tingkatnya terus menurun hingga kini, maka populasi beruang kutub di dunia akan menurun hingga 30 persen dalam 30 tahun mendatang.

Peneliti San Diego Zoo Global dan Canadian partners fokus untuk berkontribusi pada strategi konservasi berbasis sains untuk melestarikan dan memahami populasi beruang kutub. Saat ini diperkirakan ada 23.000 beruang kutub yang tinggal di laut Arktik. Namun, jumlah beruang terus menurun akibat perubahan iklim, dengan beruang kutub muda yang memiliki tingkat kematian lebih tinggi.

Baca juga: 6 Hewan Tertinggi di Dunia, Beruang Grizzly Salah Satunya!

Mengurangi kepunahan beruang kutub adalah tujuan dari San Diego Zoo Global. Sebagai pemimpin dalam konservasi, pekerjaan San Diego Zoo Global mencakup upaya konservasi satwa liar di lokasi San Diego Zoo, San Diego Zoo Safar Park dan San Diego Zoo Institute for Conservation serta program Internasional di enam benua.

Pekerjaan ini merupakan bentuk wujud untuk menginspirasi anak-anak melalui San Diego Zoo Kids dapat diakses di jaringan internet dan seluruh rumah sakit untuk anak. Karya San Diego Zoo Global mungkin dibuat oleh San Diego Zoo Global Wildlife Conservancy dan didukung oleh Lembaga San Diego Zoo Global. Demikian dilansir dari EurekAlert.

(ahl)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments