Nokia Jual Bisnis Kesehatan Digital, 425 Karyawan Terancam PHK

HELSINKI – Nokia memang tak lagi mengembangkan bisnis ponsel sendiri. Sebagain gantinya, perusahaan asal Finlandia tersebut merambah ke bisnis kesehatan dengan mengakuisisi perusahaan wearable Prancis bernama Withings pada 2016.

Namun kini Nokia tengah meninjau ulang strategi bisnis di sektor kesehatan digital tersebut. Perusahaan bahkan telah mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 425 karyawan di negara asalnya.

BERITA TERKAIT +

Baca: Saling Sikut! Nih Sengitnya Persaingan Xiaomi dan Apple di Pasar Wearable

Kesehatan digital sendiri yang menjadi bagian dari unit Nokia Technologies, merupakan salah satu lini bisnis Nokia untuk mencari peluang lain. Pasalnya, Nokia menemui kesulitan di bisnis jaringan telekomunikasi yang menjadi andalan perusahaan saat ini.

Dalam pernyataannya, Nokia mengatakan “review mungkin atau tidak mungkin menghasilkan transaksi atau perubahan lainnya.” Pernyataan Nokia tersebut berkaitan dengan bisnis paten, kemitraan merek dan unit perizinan teknologi.

Artinya, Nokia bisa saja menghentikan atau membubarkan bisnis kesehatan digitalnya. Alternatif lainnya Nokia kemungkinan akan menjual bisnis tersebut dan mengubahnya dengan nama lain.

Baca juga: Diakuisisi Fitbit, Pebble Berhenti Produksi Smartwatch

Pemangkasan karyawan sendiri merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk menghemat biaya global senilai 1,2 miliar euro, yang diumumkan pada 2016. Diketahui saat ini Nokia mempekerjakan sekira 6.300 orang di Finlandia dan sekira 102.800 di seluruh dunia.

Pasar kesehatan digital belakangan memang kerap berubah. Beberapa perusahaan bahkan memilih mundur hingga diakuisisi perusahaan lainnya sebagaimana Fitbit membeli Pebble. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (20/2/2018). (lnm).

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments