Ini Daerah di Indonesia yang Paling Doyan Internetan

Jakarta - Meski Pulau Jawa menjadi pendulang pengguna internet terbesar di Indonesia, tetapi pada survei internet kali ini ada perubahan persentase dari segi komposisi wilayahnya.

Dari survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang baru dirilis, terungkap pengguna internet Tanah Air mencapai 143,27 juta dari total populasi penduduk, naik 10% dibandingkan tahun lalu yang berada di angka 132,7 juta.

Sekjen APJII Henry Kasyfi memaparkan sebaran per wilayah dari pengguna internet Indonesia saat ini. Jawa menguasai 58,08% yang diikuti oleh Sumatera 19,09%, Kalimantan 7,97%, Sulawesi 6,73%, Bali-Nusa 5,63%, dan Maluku-Papua 2,49%.

Sementara dari sisi penetrasinya, Jawa bukan juaranya, melainkan Kalimantan yang melesat dengan penetrasi pengguna internet terbesar dalam survei 2017 ini sebanyak 72,19%. Kemudian berikutnya ditempati Jawa 57,70%, Bali-Nusa 54,23%, Sumatera 47,20%, Sulawesi 46,70%, dan Maluku-Papua dengan 41,98%.

"Pengguna internet berdasarkan wilayah, tetap dipegang Jawa tetapi kalau dilihat dari penetrasi Kalimantan paling besar dengan 72,19%. Itu artinya, 72% dari jumlah penduduk di Kalimantan sudah berinternet," ungkap Henry di Jakarta, Senin (19/2/2018).

Dari sisi gender, ada perubahan juga yang paling banyak berselancara di dunia maya. Sebelumnya, komposisi laki-laki yang menggunakan internet ini menyentuh 52,5%

Dari sisi gender, ada perubahan juga yang paling banyak berselancara di dunia maya. Sebelumnya, komposisi laki-laki yang menggunakan internet ini menyentuh 52,5%, namun sekarang justru menurun tipis menjadi 51,43%. Sedangkan untuk perempuan sebelumnya berada di angka 47,5%, maka saat ini meningkat jadi 48,57%.

Dalam survei internet 2017, APJII melibatkan 2.500 responden dengan margin of error +- 1,96% dan level of confidence 95%. Pengumpulan data ini melalui wawancara dengan bantuan kuisioner

Di survei tersebut, APJII membagi Indonesia ke dalam enam wilayah besar, yakni Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa, dan Maluku-Papua.

Berbeda dengan survei sebelumnya, untuk saat ini APJII menggunakan metodologi multi stage cluster sampling, yakni urban, rural-urban, dan rural. Dengan begitu, survei ini dapat mengetahui persoalan yang dihadapi terkait penetrasi internet di Indonesia. (fyk/rou)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments