FAA Investigasi Drone 'Hadang' Pesawat Komersil

Jakarta - Badan penerbangan Amerika Serikat atau FAA tengah menginvestigasi insiden drone yang terbang di atas sebuah pesawat. Denda yang cukup berat pun menanti sang pilot drone.

Kejadian tersebut terjadi di sekitar Bandara Internasional McCarran, Las Vegas beberapa waktu lalu. Drone yang tidak diketahui siapa pemiliknya itu merekam detik-detik pesawat yang akan mendarat.

Meski drone tersebut mengambil posisi di atas pesawat, dengan jarak yang hanya beberapa meter tetap dianggap berbahaya. Pasalnya bisa saja drone tersebut jatuh menabarak pesawat yang membawa ratusan penumpang di dalamnya.

Insiden ini langsung menuai kecaman dari sejumlah pihak, salah satunya Academy of Model Aeronautics. "Semua drone dan model pesawat kontrol harus tetap menjauhi dari pesawat berawak," tegas Chad Budreau, Director of Governmant Affairs dilansir dari Cnet, Minggu (9/2/2018).

FAA Investigasi Drone 'Hadang' Pesawat KomersilFoto: Internet

"Siapapun yang melanggar peraturan penerbangan atau membahayakan keamanan publik harus dimintai pertanggungjawabn atas tindakan mereka. Kami mendesak FAA untuk melakukan tindakan penegakan hukum yang kuat terhadap pilot drone ini dan melawan pelanggar di masa mendatang," imbuhnya.

Seperti diketahui drone memiliki jangkauan terbang yang tingginya bisa mencapai puluhan meter jaraknya dari daratan. Namun demikian penggunaan drone dilarang di sejumlah area, salah satunya jalur pesawat komersil.

Sejumlah sanksi pun akan diberikan kepada orang yang melanggar. Di Amerika Serikat, FAA menjatuhkan denda individual sebesar USD 1.437 akan kepada pelaku yang terbukti melanggar peraturan keselamatan penerbangan.
Sementara untuk denda bisnis bisa mencapai USD 32.666 untuk satu jenis pelanggaran. Lalu, ada denda krimnal mencapai USD 250 ribu dan hukumgan tiga tahun penjara. (agt/afr)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments