Alasan Advan Bikin G2 Mirip iPhone

Jakarta - Ketika melihat ponsel G2, desainnya mirip sekali dengan iPhone. Advan tidak menampik hal itu. Bahkan mereka mengaku sengaja melakukannya.

Product Specialist and Training Development Advan Edy Supartono menyebutkan, pihaknya mengindentifikasi ada dua model ponsel, yakni yang dibutuhkan dan diinginkan. Nah, iPhone termasuk model ponsel yang diinginkan kebanyakan orang.

Sayangnya, tidak semua orang bisa memiliki iPhone lantaran harganya yang cukup mahal. Karena itu, Advan coba menjawab memberikan solusi.

"Advan berupaya membantu mewujudkan keinginan orang ingin punya iPhone tapi belum bisa mewujudkannya. Jadi kami membuat G2 mirip iPhone," kata Edy saat acara Experience and Media Gathering Advan di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Kendati sekilas terlihat mirip, Advan mengaku tidak secara mentah-mentah menyontek ponsel Apple tersebut. Dikatakannya, ada sedikit sentuhan berbeda agar G2 tidak dicap sebagai peniru iPhone.

"Ada beberapa titik desain yang berbeda dari iPhone, termasuk tombol Home, Recent App dan Back. Kami membuat desain G2 lebih kotak, sementara iPhone 6 Plus sudutnya lebih membulat," ungkap Eddy.

Untuk diketahui, Advan G2 mengusung layar berukuran 5,5 inch Full HD. Dapur pacunya memakai prosesor octa core 1,5 GHz dengan RAM 3 GB. Ruang penyimpanan internalnya 32 GB dengan baterai berkapasitas 3.500 mAh.

Layarnya berukuran 5,5 inch Full HD. Dapur pacunya memakai prosesor octa core 1,5 GHz dengan RAM 3 GB dan ruang penyimpanan internalnya 32 GB dengan baterai berkapasitas 3.500 mAh.

Untuk kebutuhan foto, terdapat kamera belakang berukuran 13 MP dan kamera depan berukuran 16 MP dengan aperture F/2.0 dan dilengkapi fitur Beauty Selfie 5.0.

"Hasil selfie lebih detail. Background lebih terlihat jelas ketimbang kompetitor," klaim Edy.

dvan membuat G2 mampu menahan cipratan air, sehingga selfie saat hujan pun tidak lagi menjadi masalah. Makin lengkap, Advan memberikan fitur keamanan. Ada fingerprint yang mampu mendeteksi 0,3 detik, lalu ada Face.ID yang menggunakan sensor dengan algoritma pengenal wajah.

Teknologi Face.ID mampu mengenali titik-titik detail pada wajah untuk membuka kunci. Dengan demikian, membuka kunci layar diklaim menjadi jauh lebih mudah, namun tetap dengan kendali keamanan tinggi.

Selain itu ada Privacy System untuk menjamin privasi data dari penggunanya agar hanya pemilik yang bisa mengakses data-data penting di ponsel.

Tak hanya itu, terdapat pula Super Apps Lock guna melindungi akses kepada aplikasi di smartphone melalui gesture lock. Dengan adanya gesture lock, keamanan aplikasi akan semakin terjaga. Setiap akses yang tidak terotorisasi akan terfoto dengan sendirinya dan terkirim ke email pengguna smartphone.

Tak ketinggalan, ada anti theft. Fitur ini akan membantu menelusuri smartphone yang hilang dengan GPS Tracking System. Selain itu, Anti theft memungkinkan pengguna mengunci smartphone dari jauh, memberikan warning message, memotret, menyalakan alarm, sampai melakukan Data Wiping dari jarak jauh.

Dengan semua kemampuan tersebut, Advan membanderol ponselnya itu seharga Rp 2,499 juta. (rns/rns)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments