William Austin Burt, sang Penemu Kompas Surya

JAKARTA - William Austin Burt lahir di Massachusetts pada 13 Juni 1792 dan dikenal sebagai penemu kompas surya. Sejak usia dini, ia memiliki ketertarikan pada matematika, navigasi, astronomi, dan filsafat alam. Ia juga dengan cepat mengembangkan keterampilan mekanis.

Ketika Burt berusia 14 tahun, ayahnya mengirimnya ke sekolah distrik selama tiga minggu dan mulai melakukan penelitian aritmatika. Ia melakukannya dengan baik, dan pada waktu senggang ia melanjutkan penelitiannya sendiri. Pada saat itulah, ayahnya memberikan sebuah buku tentang navigasi yang terbit 1779.

BERITA TERKAIT +

Burt menunjukkan ketertarikannya pada hal ini dan terinspirasi menjadi master sebuah kapal. Ia memotivasi dirinya untuk mempelajari tabel traverse dan metode penentuan garis lintang.

Ia mengembangkan keterampilan mekanik yang memungkinkannya membangun instrumen kuadran. Dengan ini, ia menentukan garis lintang rumah ayahnya dengan tingkat akurasi yang cukup bagus, meski sebelumnya ia belum pernah melihat alat bahari.

Baca juga: Sepak Terjang Norman Abramson sang Pelopor LAN

Dari usia sekira 15 tahun, ia memutuskan untuk memiliki pekerjaan yang bermanfaat bagi umat manusia. Ia belajar matematika, filsafat alam, dan astronomi kapanpun ia bisa meminjam buku.

Ketika Burt berusia sekira 16 tahun, ayahnya mengirimnya ke sekolah selama enam minggu untuk belajar ilmu pengetahuan dan matematika, yang ia pertahankan, walaupun tugasnya di rumah dan pertanian sama dengan anak laki-laki lain dalam kelompok usia mereka.

Pada usia 18, ia membeli kompas survei yang rusak, kemudian diperbaiki dan menggunakannya untuk meninjau daerah sekitar rumah orangtuanya. Ia tertarik dengan bidang tersebut, kemudian ia berkarier di survei atau peninjauan tanah, yang menjadi perdagangan populer di masa awal Amerika Serikat.

Pada 1822 ia pindah ke Michigan, dan pada usia 41 tahun ia menjadi Wakil Surveyor Amerika Serikat. Tak lama kemudian, Burt menciptakan kompas surya dan debut pada 1936.

Kompas solar menjadi populer karena merupakan instrumen yang tepat untuk membantu memecahkan banyak masalah yang dihadapi surveyor saat menggunakan kompas magnetik. Penemuan baru ini membawa kehormatan dan ketenaran pada William Burt sebagai surveyor.

Baca juga: Ren Zhengfei, Sang Pendiri Huawei Usai 'Pensiun' dari Tentara

Kompas solar juga digunakan di Michigan Survey, untuk peninjauan batas antara Wisconsin dan Michigan, setelah terjadi perselisihan mengenai perbatasan mereka, serta untuk mensurvei Upper Peninsula. Pada 1856, Burt akhirnya pindah dari pedesaan Michigan ke Detroit, di mana dia meninggal tahun berikutnya.

Burt juga dikenal sebagai penemu typographer, pendahulu mesin tik modern. Selain itu, ia menciptakan Equatorial Sextant, yang berfungsi untuk mendapatkan bearing dan posisi kapal yang akurat di laut.

Berbagai alat telah Burt ciptakan, tapi ia akan selalu terkenang sebagai tokoh yang mengubah survei tanah dengan penemuan kompas surya. Kompas surya dan adaptasinya kemudian menjadi instrument standar untuk survey tanah, membantu meninjau sebagian besar Amerika Serikat Barat, dan banyak digunakan sampai terciptanya Globat Position System.

Pada 1857, Burt pindah dari Gunung Vernon, Michigan ke Detroit, di mana ia meninggal tahun berikutnya. National Shorthand Association di Detroit pada 22 Agustus 1919, dengan suara bulat memilih untuk meletakkan karangan bunga di monumen, di atas makam keluarga Burt di Elmwood Cemetery, yang menghormatinya sebagai "Penemu mesin tulis pertama”.

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments