Startup Asal Surabaya Bikin Aplikasi untuk Anak Event Sejati

Jakarta - Sebuah startup asal Surabaya, Jawa Timur, menghadirkan pengalaman berbeda dalam mengkurasi event-event yang sesuai dengan minat para penggunanya.

Nama startup itu Agenda Kota, sebuah perusahaan rintisan berbasis website dan mobile, yang mempunyai misi untuk memberikan informasi bagi para penggunanya agar dapat menjelajah kota yang dituju sehingga merasakan pengalaman terbaik.

Namun, startup ini tak hanya menyasar pengunjung, tetapi juga juga para event organizer yang mereka sebut sebagai partner. Dibuatnya aplikasi ini, berlatar masalah bahwa setiap orang yang terlibat dalam sebuah event memiliki kesulitan masing-masing.

"Bagi user, mereka kerap kesulitan dalam menemukan event yang sesuai dengan personal interest mereka. Sedangkan kesulitan yang dihadapi partner cenderung pada penyesuaian target market, mengingat biaya iklan sangat mahal," ujar Syamsul Qomar, pendiri Agenda Kota saat dijumpai detikINET di acara Amplifive.

Dia menambahkan, melalui Agenda Kota, user dapat terbantu untuk menemukan event sesuai dengan kategori yang mereka suka. Selain itu, terdapat fitur pengingat agar para pengguna tidak kelewatan acara-acara berdasarkan minat mereka.

"Orang-orang masih memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi mengenai event. Namun, hasilnya masih belum tersaring sesuai dengan ketertarikan mereka, bahkan tak jarang juga eventnya sudah lewat. Maka dari itu Agenda Kota menghadirkan fitur reminding," katanya.

"Sedangkan bagi partner, mereka mampu menentukan target market secara lebih efektif, ditambah dengan kemudahan lewat fitur-fitur seperti analisis data hingga ticket validation," Syamsul menuturkan.

Diakuinya, Singapura masih menjadi jawara dalam sektor MICE (meeting, incentive, convention, exhibition). Namun Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa untuk memenangkan sektor tersebut.

Pasalnya, pariwisata saat ini bukan lagi sekadar destinasi, tapi juga berkaitan dengan event, akses, akomodasi, dan juga informasi.

Selain itu, gencarnya pemerintah mempromosikan pariwisata di luar negeri membuat banyak daerah berlomba-lomba untuk menyelenggarakan event berskala internasional, seperti yang sudah dilakukan oleh Jember, Banyuwangi, hingga Probolinggo.

Agenda Kota, yang kebetulan juga berasal dari Jawa Timur, ingin menonjolkan daerah asalnya sebagai fitur utama dari layanan mereka.

"Key feature kami adalah kami berada di lokal, jadi tidak hanya menampilkan informasi mengenai kota-kota besar maupun event-event besar saja," ujar Syamsul.

Startup ini pun sudah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan sejumlah hotel di Jawa Timur untuk memunculkan event-event yang dimiliki oleh Agenda Kota.

Selain itu, Agenda Kota juga sempat menjadi media partner bagi event-event yang diselenggarakan oleh universitas maupun komunitas.

Ditambah lagi, mereka juga membuat acara secara offline dengan beberapa media untuk membahas hal-hal yang menarik mengenai event serta acara-acara apa saja yang sedang menjadi perbincangan terkini. (rns/rou)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments