Smartphone Huawei dan ZTE Bakal Dilarang di AS, Kok Bisa?

WASHINGTON – Anggota perlemen di Amerika Serikat (AS) akan dilarang menggunakan smartphone Huawei dan ZTE. Hal itulah yang ditawarkan senator Texas Mike Conaway melalui sebuah rancangan undang-undang (RUU) pekan lalu.

RUU berjudul Defending U.S. Government Communications Act itu bertujuan untuk melarang badan-badan pemerintah AS menggunakan smartphone dan peralatan dari Huawei dan ZTE.

BERITA TERKAIT +

Baca: Smartphone Kini Terlarang Digunakan di Gedung Putih

Hal ini didasarkan pada kekhawatiran terkait risiko keamanan yang ditimbulkan dari perangkat Huawei dan ZTE. Sejatinya, kekhawatiran ini bahkan telah lama muncul di kalangan pemerintah AS.

RUU tersebut akan melarang pemerintah AS untuk membeli dan menggunakan peralatan dan atau layanan telekomunikasi dari Huawei dan ZTE. Dalam sebuah pernyataania mengatakan bahwa teknologi yang berasal dari China itu merupakan ancaman bagi keamanan nasional.

Lebih lanjut Conaway mengatakan penggunaan peralatan mereka akan mengundang pengawasan China ke semua aspek kehidupan pemerintah. Pejabat intelijen setempat juga mengatakan bahwa Huawei telah berbagi informasi dengan para pemimpin negara. Pertumbuhan bisnisnya di AS bahkan dinilai mewakili risiko lebih lanjut.

Ini tentu menjadi kendala bagi Huawei. Sebagimana diketahui Huawei belum lama ini berupaya memasarkan smartphone-nya bersama AT&T. Namun hal tersebut tak direstui oleh Federal Communications Commision (FCC) hingga kesepakatan diantara keduanya batal.

Baca juga: Pikat Pengguna, Gal Gadot Jadi "CEO" Huawei

Negara Paman Sam sendiri memang dikenal ketat dalam menjaga keamanan nasional. Belum lama ini, pemerintah juga melarang penggunaan antivirus Kaspersky karena diduga mengancam.

Tak hanya AS, Australia juga menerapkan larangan untuk broadband dari Huawei pada 2013 lalu. Huawei sendiri membantah apa yang dituduhkan padanya, meski pembuktiannya terbilang gagal. Demikian seperti dilansir The Verge, Senin (15/1/2018). (lnm).

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments