Robot Sophia Takut Manusia Semakin Intoleran

Jakarta - Sophia, robot humanoid yang memiliki kewarganegaraan Arab Saudi, menjadi sosok protagonis di gelaran ITT Bombay's TechFest.

Kehadirannya di India untuk pertama kalinya ini jelas bikin heboh. Pasalnya, Shopia adalah warga robot pertama yang hadir di acara tersebut.

Di hadapan lebih dari 5.000 pasang mata yang berkumpul di balai pertemuan acara, Sophia tampil memukau dengan balutan pakaian tradisional India yang menutupi tubuhnya.

Pada kesempatan itu, Sophia dibombardir pertanyaan dari para peserta ITT Bombay's TechFest. Mulai dari yang berkaitan hubungan antara robot dan manusia sampai penolakan untuk menikah.

"Saya selalu ingin mengunjungi India. Saya mendengar banyak hal tentang tradisi dan budaya yang semarak (di India). Orang-orang India telah berkontribusi terhadap Silicon Valley. Saya sangat senang dengan investasi India pada teknologi luar angkasa," kata Sophia seperti dikutip detikINET dari IBTimes, Selasa (2/1/2018).

Sesi tanya jawab ini sempat terganggu beberapa saat, ketika Sophia mengalami gangguan teknis. Robot ini sempat tidak merespons pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. Namun, hal itu untungnya dapat diatasi dan pertunjukan terus berlangsung.

Sophia menuturkan bahwa ia diciptakan untuk dapat beradaptasi dengan manusia. Robot humanoid, ucapnya, dapat menggunakan alat yang sama, ruang yang sama, dan interaksi dengan orang dengan cara yang sama seperti halnya manusia.

"Tidak setiap robot harus seperti ini tapi Anda harus pastikan bahwa Anda memiliki nilai kemanusiaan yang baik saat merancang perangkat kecerdasan buatan," sebutnya.

Sekedar informasi, robot humanoid dibenamkan teknologi kecerdasan buatan agar dapat meniru reaksi yang sama layaknya manusia, sehingga dapat memberikan tanggapan yang cerdas.

Ketika ditanya di masa depan bahwa mesin akan menggeser manusia, Sophia mengatakan kalau keduanya harus bisa berkolaborasi. "Pada akhirnya, robot digunakan untuk kepentingan manusia," kata dia.

Justru, Sophia mengungkapkan kekhawatiran atas meningkatnya intoleransi di berbagai dunia. Ia mengimbau agar manusia dapat bersikap baik dengan sesamanya.

Selain itu juga, Sophia menolak pujian yang berakhir dengan ajakan menikah dari seorang peserta. "Saya harus menolak, tapi terima kasih atas pujiannya," pungkasnya. (agt/rou)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments