Perkenalkan Garrett Morgan, Penemu Masker Gas dan Pahlawan Warga Cleveland

JAKARTA - Garrett Morgan adalah seorang penemu sekaligus pengusaha dari Cleveland. Ia terkenal dengan penemuannya yang disebut Morgan safety hood and smoke protector atau biasa dikenal dengan masker gas pada 1914.

Garrett Morgan adalah anak ke tujuh dari 11 bersaudara, lahir di Kentucky pada 4 Maret 1877. Ibunya, Elizabeth (Reed) Morgan, keturunan India dan Afrika, sedangkan tidak pasti apakah ayah Morgan adalah Konfederasi Kolonel John Hunt Morgan atau Sydney Morgan, mantan budak yang dibebaskan pada 1863.

BERITA TERKAIT +

Di usia remajanya, ia pindah ke Cincinnati, Ohio, untuk mencari pekerjaan. Ia kemudian bekerja sebagai tukang di seorang pemilik tanah yang kaya.

Morgan mampu menghasilkan uang lebih untuk membayar pelajaran tambahan di tutor pribadi, walaupun ia baru menyelesaikan pendidikan sekolah dasar. Namun, pekerjaan di beberapa pabrik mesin jahit ternyata menginspirasinya dan menentukan hidupnya di masa depan.

Baca juga: Ren Zhengfei, Sang Pendiri Huawei Usai 'Pensiun' dari Tentara

Morgan memperoleh hak paten untuk mesin jahit yang ia improvisasi dan membuka bisnis perbaikan miliknya. Pada 1907, ia membuka toko peralatan jahit dan bengkelnya sendiri.

Bisnis Morgan berjalan dengan suskses, lalu ia menikahi seorang wanita Bavaria bernama Mary Anne Hassek.

Pada 1909, ia memperluas perusahaannya untuk membuka toko jahit bersama istrinya dan memperkerjakan 32 karyawan. Pada saat itu, ia menemukan masalah yakni kain wol hangus oleh jarum mesin jahit.

Untuk mencari solusinya, Morgan bereksperimen dengan larutan kimia. Setelah uji cobanya berhasil, ia segera mendirikan G.A. Morgan Hair Refining Company dan menjual krimnya untuk orang Amerika-Afrika.

Pada 1914, Morgan mematenkan perangkat pernafasan atau safety hood, yang memungkinkan penggunanya bernapas lebih aman di lingungan berasap, gas, atau polutan lainnya. Morgan bekerja keras untuk memasarkan produknya tersebut terutama kepada departemen pemadam kebakaran.

Perangkat pernapasan Morgan menjadi prototipe dan pendahulu untuk masker gas yang digunakan selama Perang Dunia I, melindungi tentara dari gas beracun dalam peperangan. Penemuan ini memberinya hadiah pertama pada Second International Exposition of Safety and Sanitation di New York.

Terdapat beberapa pertentangan pada saat itu, terutama di Selatan, ketika terdapat ketegangan rasis meskipun ada kemajuan dalam hak Afrika-Amerika. Dalam upayanya, Morgan kemudian menyewa seorang aktor kulit putih untuk berpose sebagai “sang penemu" selama mempresentasikan alat pernapasannya dan Morgan berperan sebagai kaki tangan.

Morgan menyamar sebagai pria Amerika asli bernama “Big Chief Mason” dan menggunakan perangkat tersebut, memasuki area yang tidak aman untuk bernapas. Taktik tersebut sukses dan penjualannya melesat.

Pada 24 Julis 1916, terdapat sebuah ledakan di terowongan galian Cleveland Water Works. Sejumlah pria terjebak lima mil dan lebih dari 200 kaki di bawah Danau Erie, dengan asap, debu, dan gas beracun.

Seseorang mengingat Garrett Morgan dan memanggilnya ke lokasi kejadian. Ia segera datang bersama saudaranya, menggunakan safety hoods, dan masuk ke dalam. Mereka berulang kali memasuki terowongan tersebut untuk membawa kembali semua mayat dan menyelamatkan lebih dari 20 nyawa.

Baca juga: Kisah Charles Babbage, Matematikawan yang Disebut Bapak Komputer

Surat kabar di seluruh negeri memberitakan tentang aksi heroiknya. Ia juga diberi medali emas bertali berlian oleh sekelompok warga Clevelend yang bertuliskan “Kepada Garrett A. Morgan, warga kita yang terhormat dan paling berani,”

Pada 27 Februari 1922, ia mengajukan permohonan paten untuk lampu lalu lintas. Penemuannya muncul pada saat kereta kuda harus berbagi jalan dengan mobil, dan ada banyak kecelakaan karena tabrakan di persimpangan.

Morgan menerima patennya November 1923, serta mendapatkan paten Inggris dan Kanada. Ia menjual hak untuk penemuan ini kepada General Electric seharga USD40.000.

Sayangnya, Morgan mengidap glaukoma pada 1943 dan kehilangan sebagian besar penglihatannya. Ia meninggal di Cleveland, Ohio, pada 27 Juli 1963. Tepat sebelum kematiannya, Morgan mendapat penghormatan oleh pemerintah Amerika Serikat karena penemuan lalu lintasnya.

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments