Penjualan iPhone Diprediksi Bakal Merosot

Jakarta - Keputusan Apple untuk mendiskon biaya penggantian baterai iPhone diprediksi akan berdampak buruk pada penjualan iPhone pada 2018 ini.

Prediksi ini dikeluarkan oleh Mark Moskowitz, seorang analis dari Barclays, yang memprediksikan akan adanya penurunan pemasukan dari penjualan iPhone sebesar 4% pada 2018, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Jumat (5/1/2018).

Begini hitung-hitungan Moskowitz terkait penurunannya itu. Ada 77% dari pengguna iPhone yang bisa masuk ke dalam program penggantian baterai iPhone, atau sekitar 519 juta pengguna.

Jika 10% dari jumlah itu ikut dalam program penggantian baterai, dan 30% dari mereka memutuskan untuk tak membeli iPhone baru pada 2018. Hal itu membuat sekitar penjualan 16 juta unit iPhone terganggu dan menciptakan penurunan 4% dari prediksi pemasukan Apple pada 2018.

Penjualan iPhone Diprediksi Bakal MerosotFoto: detikINET/Adi Fida Rahman
Seperti diketahui, Apple tengah dirundung masalah karena mereka sengaja memperlambat performa ponselnya itu, khususnya versi lama, seiring keawetan baterai yang melemah. Bahkan Apple digugat setidaknya oleh 8 konsumen di berbagai pengadilan federal di Amerika Serikat.

Apple pun mengumumkan biaya penggantian baterai iPhone diturunkan dari sebelumnya USD 79 menjadi USD 29. Kemudian, update iOS pada tahun 2018 sekaligus akan menunjukkan status baterai iPhone pengguna.

Namun keputusan Apple untuk mendiskon biaya penggantian baterai iPhone ini ternyata juga menyebabkan masalah lain, yaitu diprediksi menurunkan jumlah penjualan iPhone pada 2018. (asj/afr)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments