Penemu Linux Marah ke Intel Gara-Gara Bug Meltdown dan Spectre

JAKARTA – Penemu dan pendiri sistem operasi Linux, Linus Torvalds marah kepada Intel. Torvalds mengkritik Intel atas kasus bug Meltdown yang memungkinkan penjahat siber untuk mencuri informasi rahasia termasuk password.

“Saya pikir seseorang di Intel sangat perlu memperhatikan dengan seksama CPU mereka, dan benar-benar mengakui bahwa mereka mengalami masalah, bukan menulis uraian yang menyebut semuanya berjalan dengan normal seperti apa yang mereka rancang,” tulis Torvalds dalam sebuah email yang dikirimkan ke daftar Linux, Rabu (3/1) waktu setempat.

BERITA TERKAIT +

Baca: Bug Meltdown dan Spectre Ancam Prosesor Intel, ARM dan AMD

Ia juga mempertanyakan komitmen Intel dalam memasarkan dan menawarkan produk mereka ke konsumen hingga masalah itu bisa menerpa prosesor mereka, bahkan yang diperkenalkan lima tahun terakhir.

Sebagaimana diketahui, bug Meltdown dan Spectre menghebohkan dunia karena mempengaruhi hampir semua prosesor Intel, AMD dan ARM. Bug itu tak hanya menjadi kerentanan pada laptop yang berjalan untuk PC, namun juga pada server Linux yang mengoperasikan cloud hingga situs website.

Torvalds sendiri bertanggungjawab atas kernel Linux sehingga ia memiliki wewenang dalam masalah ini. Kemarahannya pada Intel menurut para analis mengarah pada melambatnya prosesor sekira 30% akibat dari solusi yang ditawarkan Intel melalui sebuah update.

Baca juga: Semua Perangkat Apple Terkena Bug Meltdown dan Spectre

Ada juga yang memperkirakan bahwa Torvalds mempertimbangkan prosesor rancangan ARM pesaing Intel, bisa menjadi pilihan terbaik bagi pengembang Linux.

Tak hanya Torvalds, CEO Intel - Brian Krzanich juga tampaknya tak puas atas kinerja perusahaan dalam menangani masalah Meltdown. Ia kemudian menjual sahamnya senilai USD24 juta pada November, atau beberapa bulan setelah ia mengetahui masalah tersebut. Demikian seperti dilansir Business Insider, Jumat (5/1/2018). (lnm).

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments