Layanan 5G Bisa Dicicipi Akhir 2018

Jakarta - Kehadiran 5G semakin mendekati kenyataan. Layanan ini bahkan diprediksi bisa dinikmati akhir 2018 di beberapa negara.

Kondisi tersebut tak lepas dari penetapan standar 5G yang telah ditetapkan oleh The 3rd Generation Partnership Project (3GPP), organisasi yang mengatur standar seluler di kancah internasional.

AT&T, operator telekomunikasi asal Amerika Serikat telah mengumumkan rencana meluncurkan layanan 5G sesuai panduan 5G NR yang dirilis oleh 3GPP. AT&T optimistis dapat menggelar layanan jaringan seluler generasi kelima itu pada akhir 2018.

"Kami bergerak cepat untuk mulai menerapkan mobile 5G tahun ini dan mulai membuka masa depan konektivitas untuk konsumen dan bisnis," ujar Melissa Arnoldi, President AT&T Technology and Operations, seperti dikutip detikINET dari USA Today, Jumat (5/1/2018).

"Dengan kecepatan yang lebih cepat dan latensi ultra rendah, 5G pada akhirnya akan memberikan dan meningkatkan pengalaman seperti virtual reality, mobil masa depan tanpa sopir, video 4K, dan banyak lagi," sembungnya.

AT&T mengatakan, layanan 5G yang mereka tawarkan ini didasarkan pada standar radio yang diadopsi bulan lalu oleh 3GPP.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa operator T-Mobile dan Verizon lebih dulu mengucapkan janji untuk penggelaran layanan 5G yang akan bergulir sekitar tahun ini atau pada 2019. Namun, pada akhirnya AT&T yang lebih dulu mengumumkannya.

Meski demikian, pergulatan siapa yang pertama menyediakan layanan 5G ini, tentu harus menunggu aksi nyatanya. (rns/rou)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments