Klarifikasi Lazada Terkait Redmi 5A yang Hebohkan Konsumen

JAKARTA – Lazada memberikan klarifikasi terkait konsumen yang keliru dengan produk penjualan Xiaomi Redmi 5A dalam platform-nya. Dalam keterangannya, perusahaan menyayangkan peristiwa tersebut, meski hal itu menunjukkan animo yang tinggi dari konsumen.

Sebagaimana diketahui, banyak konsumen keliru melakukan pembelian Redmi 5A yang dikira mereka merupakan smartphone. Padahal produk yang dijual tersebut merupakan tempered glass untuk smartphone tersebut.

BERITA TERKAIT +

“Kami berterima kasih sekali atas tingginya animo konsumen untuk mendapatkan Redmi 5A sejak mulai dijual secara eksklusif di Lazada. Terkait pembeli yg keliru, kami menyayangkan konsumen tidak lebih teliti membaca nama produk dan juga penjelasannya sebelum membeli, mungkin karena terlalu antusias,” kata Achmad Alkatiri - CMO Lazada Indonesia kepada Okezone.

Konsumen juga berbondong-bondong meminta pengembalian uang (refund) atas transaksinya melalui kolom komentar produk yang mereka beli. Berikut beberapa komentar konsumen.

“Mohon untuk membatalkan pesanan saya ini karena deskripsi produk yang kurang jelas membuat saya salah arti karena saya kira adalah hp ternyata acc,” kata salah satu konsumen.

“Saya sangat kecewa dengan Lazada. Saya kira hp beneran, mohon pesanan saya dibatalkan secepatnya,” timpal konsumen lain.

Senada dengan konsumen lainnya, konsumen dengan nama Dory juga mengatakan “gimana cara batalin pesanan, mohon ya lazada pesenan aku dibatalkan tak kirain handphone,”.

"Maaf gan klo bisa pesanan sata di batalkan, saya kira hp hehehehe...maklum g tau bahasa inggris hihihhiii," kata konsumen dengan nama Adhe.

"Gara2 ikutan program flash HP Xiomai Redmi 5 tadi pagi, tiba2 ini masuk keranjang. Langsung beli gak cek lagi. ternyata bukan HP. Mau batalin gak bisa. Coba hubungi customer care utk pembatalan gak bisa juga. Hadeeuuh.. kena jebakan betmen," terang konsumen lain.

Lazada sendiri menjelaskan bahwa permintaan refund dari konsumen akan disesuaikan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. (lnm).

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments