Ini Penyebab Cahaya Tak Mampu Tembus Kedalaman Laut

JAKARTA - Laut menjadi tempat hidup atau habitat hewan air. Semakin dalam lautan hingga sampai ke dasar laut, terdapat hewan-hewan yang memiliki keunikan yang berbeda dengan hewan yang berada dekat dengan permukaan air laut.

Sebelumnya dikabarkan, seorang nelayan laut dalam, berbasis di kota pelabuhan Murmansk di Rusia, yakni Roman Fedorstov, membagikan penampakan makhluk-makhluk yang ia temukan di laut yang dalam.

BERITA TERKAIT +

Memancing di seluruh hamparan laut Arktik hingga Maroko, membawa Fedorstov ke media sosial untuk mengunggah gambar berbagai jenis ikan mengerikan yang ia jumpai. Salah satu yang ia unggah adalah anglerfish atau ikan sungut ganda.

Makhluk-makhluk berwarna hitam ini hidup di 'zona twilight' lautan, atau dikenal sebagai Mesopelagic, yang membentang dari kedalaman 200 sampai 1.000 meter di bawah permukaan. Di bawah Mesopelagic adalah zona batial dengan kedalaman dari 1.000 sampai 4.000 meter pada titik di bawah nol cahaya Matahari.

Baca juga: Nelayan Unggah Foto Makhluk Aneh Hidup di Laut Dalam

Semakin menuju ke dasar laut, maka cahaya matahari pun tidak akan sampai menuju titik dasar laut.

Buku 'Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah' menjelaskan, manusia tidak mampu menyelam tanpa alat bantu di lebih dari 20-30 meter, manusia pun tidak dapat bertahan hidup pada kedalaman lebih dari 200 meter.

Fakta mengenai gelapnya lautan yang dalam telah disebutkan di dalam salah satu ayat Alquran. "Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan, gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun," Surah An-Nur Ayat 40.

Baca juga: Rupanya! Lautan Berlapis-lapis Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Ayat ini tidak merujuk kepada semua lautan yang ada karena tidak setiap laut dapat digambarkan memiliki akumulasi kegelapan yang berlapis antara satu dengan lapis atasnya.

Ia merujuk terutama pada dalamnya lautan atau samudera. Kegelapan berlapis di laut dalam ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya yakni sinar cahaya yang mengalami pembiasan.

Sinar cahaya terdiri dari tujuh warna. Warna ini adalah ungu, nila, biru, hijau, kuning, oranye, dan merah. Sinar cahaya akan mengalami pembiasan ketika menabrak air.

Di kedalaman 10-15 meter air menyerap warna merah. Oleh karena itu, jika seseorang menyelam di kedalaman 25 meter dan mendapat luka, ia tidak dapat melihat warna merah darahnya karena warna merah tidak bisa mencapai kedalaman ini.

Demikian pula warna oranye yang diserap pada kedalaman 30-50 meter, kuning pada 50-100 meter, hijau pada 100-200 meter, biru pada kedalaman 200 meter, dan violet serta nila pada kedalaman lebih dari 200 meter.

Warna akan hilang secara berturut-turut, satu lapis disusul lapisan yang lain. Maka, semakin dalam laut maka akan semakin gelap. Kegelapan yang sempurna dapat ditemukan di kedalaman lebih dari 1.000 meter.

(ahl)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments