Fenomena Angin Kencang di Jawa dan Kalimantan, Ini Kata BMKG

JAKARTA - Cuaca yang tak menentu disertai angin kencang akhir-akhir ini melanda sebagian wilayah Indonesia, termasuk di Kendal, Pamulang, dan Jakarta. Fenomena tersebut seolah menyiratkan cuaca ekstrem.

Meski begitu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, cuaca saat ini masih terbilang normal. “Sebenarnya, belum bisa dikatakan cuaca ekstrem,” kata Kepala BMKG Mulyono Prabowo singkat, ketika dihubungi lewat telefon oleh Okezone, Senin (15/1/2018).

BERITA TERKAIT +

Pada 10 November lalu, hujan deras beserta angin kencang melanda Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Cuaca tersebut merobohkan tiga bangunan sekolah di Rowosari.

Di Pulau Jawa bagian barat juga mendapati fenomena puting beliung, tepatnya di Kabupaten Indramayu. Tercatat 248 rumah warga yang tersebar di lima desa mengalami kerusakan parah.

Baca juga: 35 Rumah Warga Banyumas Rusak Akibat Diterjang Puting Beliung

Tak hanya di Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, tepatnya di Kalimantan Barat akhir-akhir ini juga mengalami hujan lebat dan angin yang kencang. Angin kencang tersebut merupakan akibat dari adanya Siklon Tropis di Australia, yakni ‘TC Joyce’ sehingga menghasilkan daerah pertemuan angin dari Sumatra, Kalimantan Barat, sampai Laut Jawa.

Saat ini Indonesia sedang mengalami musim hujan. Namun, beberapa wilayah terbilang masih jarang dilanda hujan bahkan sebagian daerah mengalami cuaca yang amat terik.

Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, angin puting beliung melanda Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon, Banyumas sekira pukul 15.00 WIB pada 11 Januari 2018.

Baca juga: Puting Beliung Terjang 3 Kecamatan di Jember, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Akibat kejadian tersebut, banyak pohon tumbang dan menimpa rumah warga. Sebanyak 35 rumah warga mengalami kerusakan, 20 di antaranya dalam keadaan rusak parah sehingga sejak malam sampai pagi tidak bisa ditinggali penghuninya.

"Wilayah terdampak cukup luas, jadi tidak bisa diselesaikan semalam," ujar Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, Ady Candra pada Jumat (12/1/2018). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

(ahl)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments