Celah Prosesor Intel Ancam Layanan Cloud

Jakarta - Dua celah keamanan di sejumlah chip Intel dan ARM bikin heboh baru-baru ini. Namun masalah terbesar celah tersebut bukanlah di PC rumahan ataupun perangkat mobile seperti ponsel dan tablet.

Wajar memang jika Meltdown dan Spectre bikin heboh, karena celah keamanan ini terdapat di hampir semua prosesor yang dibuat selama 20 tahun ke belakang. Risikonya benar-benar nyata, dengan kehadiran exploit yang sudah beredar, begitu juga dengan Spectre, yang sulit untuk ditambal.

Namun masalah terbesar dari kedua celah keamanan ini tak terdapat pada PC rumahan ataupun perangkat ponsel dan tablet. Ditambah lagi dengan banyak vendor yang buru-buru menambal dua celah ini pada perangkat buatannya.

Para ahli menyebut masalah terbesar dari Meltdown dan Spectre adalah jika sampai para hacker memanfaatkan celah tersebut untuk menyerang layanan cloud. Jika itu terjadi, dampak yang terjadi akan sangatlah besar dan luas.

"Celah keamanan ini membuat satu pengguna bisa tersambung ke data milik pengguna lain. Maka dari itu banyak perusahaan yang menghindar dari layanan milik perusahaan lain untuk memproses informasi sensitif," ujar Mounir Hahad, head of threat research di Juniper Networks.

Meltdown dan Spectre bekerja dengan membocorkan data dari satu bagian komputer ke bagian lain, yang membuatnya lebih berbahaya ketika satu perangkat digunakan oleh banyak pengguna.

Jika hanya digunakan untuk menyerang satu komputer personal, dua celah ini paling cocok dimanfaatkan untuk mencuri data-data pribadi, termasuk menguasai komputer secara menyeluruh, demikan dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (5/1/2018).

Namun bahaya yang jauh lebih tinggi bisa muncul jika celah in dimanfaatkan untuk menyerang server yang digunakan oleh banyak orang dalam waktu bersamaan. Contohnya seperti Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud, yang membolehkan perusahaan online menyebarkan software melalui ribuan server di data center yang tersebar di sleuruh dunia.

Untungnya, saat ini berbagai penyedia layanan cloud sudah menyeriusi dua celah ini. AWS, Google Cloud, dan Microsoft Azure langsung menambal celah Meltdown. Sementara perwakilan Google mengklaim kalau layanan cloud mereka sudah melindungi servernya baik dari Meltdown dan Spectre. (fyk/rou)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments