Atmosfer Cegah Kerusakan Bumi dari Terjangan Meteor

JAKARTA - Lapisan atmosfer paling luar berfungsi untuk melindungi Bumi dari terjangan batu meteor yang datang dari luar angkasa. Batu-batu dari luar angkasa yang akan menghantam Bumi akan terbakar terlebih dahulu sebelum memasuki planet.

Dengan demikian, atmosfer berperan untuk mencegah meteor atau asteroid yang bisa merusak Bumi. Dalam buku 'Sains berbasis Alquran' karangan Ridwan Abdullah Sani, batu luar angkasa yang tidak terlalu besar ukurannya akan terbakar ketika memasuki atmosfer.

BERITA TERKAIT +

Lapisan atmosfer berfungsi sebagai atap bagi Bumi. "Dan Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara, namun mereka tetap berpaling dari tanda-tanda (kebesaran Allah) itu," bunyi Surah Al-Anbiya Ayat 32.

Meteor yang dapat menembus atmosfer dan mencapai permukaan Bumi disebut meteorit. Secara statistik, diketahui bahwa dua buah meteorit menumbuk bangunan setiap 16 bulan.

Baca juga: Tanpa Atmosfer Bumi dalam Bahaya Dijelaskan Alquran dan Sains

Pada umumnya, meteor berasal dari partikel kecil (debris) yang berada di orbit sebuah komet. Kecepatan meteor tersebut memasuki atmosfer sekira 10 kilometer per detik sampai 30 kilometer per detik, yakni 30 kali kecepatan peluru.

Bayangkan apabila sebagian besar meteor tersebut menghujani manusia yang ada di Bumi. Perlu diketahui bahwa sekira 150 meteorit ternyata pernah menumbuk permukaan Bumi dan menimbulkan lubang atau kawah yang cukup besar.

Kawah meteor yang cukup terkenal adalah kawah Barringer yang terletak di Semenanjung Yucatan yang disebabkan oleh meteorit berdiameter 80 meter atau 100 meter. Diperkirakan kejadian tumbukan meteorit tersebut terjadi 65 juta tahun yang lalu dan menyebabkan punahnya kehidupan dinosaurus.

Baca juga: Matahari Akan Redup dalam Pandangan Alquran & Sains

Dalam buku Tafsir Ilmi 'Manfaat Benda-Benda Langit dalam perspektif Alquran dan Sains' yang disusun oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjelaskan mengenai jendela angkasa planet Bumi.

Atmosfer memiliki dua fungsi, yaitu sebagai pelindung Bumi sekaligus sebagai jendela angkasa planet ini.

Menilik Surah Al-Anbiya Ayat 32, frasa saqfan mahfuza terdiri dari dua kata, yaitu saqfan dan mahfuza. Kata yang pertama berarti atap atau bagian yang menutupi sebuah bangunan. Sedangkan kata yang kedua merupakan bentuk ism maf'ul dari kata kerja hafiza - yahfazu yang berarti menjaga.

Dengan demikian, mahfuza berarti terjaga atau yang dijaga. Selanjutnya, gabungan kedua kata tersebut, saqfan mahfuza, dapat diartikan menjadi atap yang dijaga atau atap yang terjaga.

Pada ayat tersebut, langit disebut sebagai atap yang terjaga untuk menaungi Bumi. Maksudnya, langit mempunyai fungsi sebagai pelindung Bumi dari segala sesuatu yang mengancam keberadaannya.

(ahl)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments