Akibat iPhone Lemot, Apple Kena 32 Gugatan Hukum

JAKARTA – Apple telah dihadapkan dengan gugatan class action akibat dari keputusannya yang mengakibatkan kinerja iPhone melambat. Meski raksasa teknologi itu telah merilis program penggantian baterai sebagai solusinya, gugatan dari konsumen rupanya terus bertambah.

Kini gugatan tersebut telah mencapai 32 tuntutan class action. Ini merupakan jumlah tuntutan yang harus dihadapi Apple hanya di Amerika Serikat (AS), belum ditambahkan dengan gugatan serupa di berbagai negara.

BERITA TERKAIT +

Baca: iPhone Meledak Lagi, Satu Lantai Toko Dipenuhi Asap

Mengutip data Patently Apple, pekan ini, lima tuntutan baru telah diajukan termasuk satu tuntutan dari firma hukum Hagens Berman. Salah satu dari tuntutan baru itu menyebutkan enam penyebab tindakan Apple termasuk penipuan, prilaku tidak adil, pelanggaran terhadap produk, pelanggaran kewajiban tersirat, pelanggaran perjanjian baik dan kesepakatan yang adil.

Pemilik iPhone yang berbasis di San Jose yang menggugat Apple pekan ini menuduh bahwa update Apple adalah pelanggaran karena menurunkan kinerja iPhone.

“Apple sengaja mendorong update iOS, meskipun mengetahui bahwa kinerja iPhone akibat update tersebut melambat, dan berdampak negatif pada utility ponsel. Sebagai dampak langsung dan tidak langsung dari campur tangan Apple terhadap iPhone, pengguna mengalami degradasi utility, kondisi, kualitas dan kerugian permanen serta jangka panjang. Akibatnya, penggugat (dalam hal ini pengguna) diharuskan untuk membeli iPhone baru dan atau baterai baru yang merugikan dan menguntungkan bagi Apple,” bunyi tuntutan itu.

Selain di AS, Apple juga harus menghadapi gugatan serupa di negara lain termasuk di Australia, Kanada, Prancis, dan Korea Selatan. Sejauh ini sendiri, raksasa teknologi itu belum memberikan tanggapannya terkait gugatan tersebut.

Sebelumnya, banyak pengguna mengeluhkan iPhone-nya yang lemot setelah melakukan update iOS. Rupanya update tersebut memang ditujukan Apple untuk memanajemen daya baterai. Sayangnya, pelambatan kinerja menjadi salah satu dampak yang dirasakan pengguna dari update tersebut.

Baca juga: Penggantian Baterai iPhone 6 Plus Ditunda hingga April

Meski begitu Apple membantah sengaja membuat baterai iPhone lemot. Perusahaan yang berbasis di Cupertino itu menyebut pihaknya berupaya untuk memanajemen daya baterai agar iPhone tidak mati mendadak.

Apple sendiri tak mengungkap hal tersebut sebelumnya hingga banyak pengguna mengajukan gugatan. Demikian seperti dilansir BGR, Jumat (12/1/2018). (lnm).

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments