Tambah Batas Karakter, Pengguna Twitter Terbagi Dua

Jakarta - Di bulan November lalu, Twitter secara resmi menambah batasan nge-tweet dari 140 karakter menjadi 280 karakter. Penambahan ini pun menimbulkan pro dan kontra di kalangan penggunanya.

Sebagian pengguna Twitter ada yang setuju dengan 280 karakter. Adapula dari mereka yang belum bisa move on dari 140 karakter. Inilah yang didapat dari hasil survei.

Dikutip detikINET dari Ubergizmo Sabtu, (30/12/2017), berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh YouGov (melalui gadget 360) yang menyebutkan empat dari sepuluh pengguna menyukai perubahan tersebut dan tiganya lebih menyukai fitur 140 karakter, sementara sisanya masih ragu-ragu mengenai penambahan karakter di Twitter.

"Orang-orang saat uji coba fitur ini mengatakan kepada kami bahwa batas karakter yang lebih tinggi membuat mereka merasa lebih puas dengan bagaimana mereka mengekspresikan diri mereka di Twitter, kemampuan mereka untuk menemukan konten yang bagus, dan keseluruhan Twitter," ujar Twitter saat peluncuran fitur tersebut.

Batas 140 karakter sudah ada untuk waktu yang sangat lama. Sehingga, bisa dibayangkan bahwa mungkin ada beberapa orang yang lebih menyukai cara lama.

Sebagai alternatif, beberapa orang mungkin merasa tweet yang lebih panjang agaknya menghilangkan poin dari Twitter, dan mungkin butuh waktu lebih lama untuk membaca tweet sekarang, daripada sebelumnya karena pengguna mungkin lebih cenderung mengirim tweet yang lebih panjang, terutama dengan peluncuran fitur 'Threads'. (mag/mag)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments