Riset: Orang yang Terobsesi Selfie Punya Gangguan Mental

Jakarta - Bagi sebagian orang, swafoto atau selfie dianggap menyenangkan dan tak jarang ada yang menjadikannya sebagai hobi. Meski demikian, kegiatan ini menurut International Journal of Mental Health and Addiction sekarang diklasifikasikan sebagai gangguan mental.

Suka atau tidak, penelitian ini benar terjadi dan ditulis oleh Janarthanan Balakrishnan dari Thiagarajar School of Management di Madura, India bersama dengan Mark D. Griffiths dari Nottingham Trent University di Nottingham, Inggris. Keduanya mengklasifikasikan obsesi berfoto selfie sebagai penyakit mental dan bahkan mereka memiliki julukan sendiri untuk penyakit ini, yakni selfitis.

Adapun penelitian yang ditetapkan sebagai Selfitis Behavior Scale (SBS) menempatkan orang yang terobsesi selfie dalam beberapa kategori berbeda, tergantung dari tingkat keparahan kondisi mereka. Untuk lebih lengkapnya, berikut klasifikasinya.

Riset: Orang yang Terobsesi Selfie Punya Gangguan MentalFoto: istimewa

Penelitian ini pun kemudian dikaji oleh 225 pelajar dari India, dan mengklaisifikasikan tiga grup untuk orang yang hobi selfie, yakni mereka yang masih di ambang batas, akut, dan kronis 'selfitis'. Studi ini pun menemukan jika 9% dari partisipasi berfoto selfie delapan kali sehari dan 25% berbagi di media sosial.

"Biasanya mereka yang memiliki kondisi kurang percaya diri dan berusaha untuk menyesuaikan dengan orang-orang di sekitar mereka dan mungkin menunjukkan gejala serupa dengan perilaku berpotensi adiktif lainnya," ujar Balakrishnan dikutip detikINET dari Phone Arena, Kamis (27/12/2017). (mag/rou)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments