Prihatin Ada yang Tewas, Ini Nasihat Penantang Maut Tenar

Jakarta - Mereka memang penantang maut karena berpose penuh risiko di gedung-gedung tinggi tanpa pengamanan dan tak patut ditiru. Berkaca pada tewasnya Yong Ning, rooftopper tenar asal China, Harry Galagher yang juga menekuni hobi serupa mengeluarkan pendapatnya.

Pemuda asal Inggris itu juga populer di Instagram dan YouTube karena aksi-aksinya yang berbahaya. Tapi Harry mengklaim melakukan semuanya dengan persiapan khusus.

"Jika kamu tidak bisa, jangan pernah bergelantungan di bangunan. Aku sudah menghabiskan waktu tak terhitung memanjat di bangunan tapi aku sendiri tidak akan pernah melakukan seperti yang dilakukan Yong Ning (bergelantungan di bibir bangunan-red)," tandasnya dikutip detikINET dari LAD


"Itu adalah hal yang sembarangan dan tidak ada artinya," kata Harry yang turut berduka cita atas kabar kematian Yong Ning.

Memanjat dan berpose di ketinggian menurut Harry bukan perkara gampang dan membutuhkan keahlian. Jangan pernah mencoba melakukannya kalau hanya untuk gaya-gayaan.

"Jika kamu punya keraguan sedikit saja bahwa kamu tidak akan survive saat rooftopping, jangan sekali-sekali melakukannya," begitu peringatannya.

"Ketika aku memanjat, aku dalam kondisi tenang dan siap terhadap semua situasi yang mungkin terjadi. Mungkin terlihat berisiko saat melihat videonya, namun tiap gerakan yang kubuat dikalkulasi. Aku benar-benar tahu apa yang kulakukan," klaimnya.


Ia menegaskan tidak ada gunanya mempertaruhkan nyawa hanya demi popularitas di internet. "Ini bukan permainan. Nyawa tidak setara dengan popularitas di internet," katanya.

"Milikilah common sense, jangan membuat keputusan yang bodoh, ketenaran di internet tidak sebanding dengan nyawamu. Stay safe," pungkasnya. (fyk/rns)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments