Phillips Coba Peruntungan Lewat Duo Ponsel Android

Jakarta - Segmen Android yang terbilang menggiurkan turut menggoda Phillips. Produsen asal Belanda ini mencoba peruntungannya di Indonesia dengan meluncurkan dua ponsel Android.

Ponsel yang dimaksud dinamai Xenium S327 dan Xenium X818, dan keduanya dipastikan menyasar konsumen di segmen bawah ke menengah. Pasalnya Phillips sesumbar kedua ponsel dibanderol antara Rp 1,5 juta sampai Rp 3,5 juta.

Kelebihan ponsel ini disebut Phillips terletak pada kemampuannya baterai yang diklaim sanggup bertahan hingga 19 jam. Bukannya tanpa alasan, teknologi baterai bernama Xenium yang didaulat memungkinkan hal tersebut.

"Kedua ponsel ini menggunakan jenis baterai Li-polimer dengan xenium technology, yang menjadikannya tahan lebih lama dibanding ponsel lain yang sekelas," kata Irvan Novenda, Product Marketing Manager PT Synnex Metrodata Indonesia selaku distributor kedua ponsel.

Tak hanya itu, Phillips juga membenamkan teknologi bernama SoftBlue di Xenium X818. Yang berguna melindungi mata dari paparan radiasi cahaya. Teknologi ini diklaim mampu mengurangi cahaya biru berbahaya hingga lebih dari 86%.

Beralih ke desain, Xenium X818 yang diposisikan lebih mahal mengusung desain all glass. Artinya, bodi belakangnya dilengkapi dengan lapisan kaca. Sementara dimensi layarnya berada di angka 5,5 inch resolusi full HD (1.920 x 1.080 pixel).

Xenium X818 hadir dengan penggunaan RAM 3 GB, dipadu memori internal 32 GB. Sedangkan untuk urusan foto-foto, kamera 16 MP dan kamera depan 8 MP siap memanjakan pengguna. Untuk pasokan daya, Phillipsnya mempercayakan pada baterai 3.900 mAh jenis Li-Polymer.

Giliran Xenium S327, yang sama-sama menyodorkan layar 5,5 inch, namun resolusi masih HD. Besaran RAM yang diusungnya 2 GB, dengan memori internal 16 GB. Sementara untuk menangani pencitraan ada kamera utama 8 MP, dan kamera depan 5 MP.

Phillips juga telah membekali ponsel ini dengan OS Android 7 Nougat, dan baterai 3.000 mAh sebagai sumber dayanya.

(yud/yud)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments