Nih Strategi Gionee Rebut Pasarkan Smartphone di Indonesia

JAKARTA - Gionee menargetkan bisa memasarkan semua seri smartphone yang dimilikinya. Saat ini produsen asal China itu memiliki tiga lini smartphone yang terbagi di tiap segmen bisnis.

Untuk segmen low-end, Gionee mengusung smartphone seri F; segmen menengah memiliki seri M; dan kasta teratas mereka mengunggulkan seri S.

Dari semua seri tersebut CEO Gionee Indonesia, Davis Yeung, berharap bisa seluruh seri smartphone di Indonesia. Namun ia mengatakan produknya masih harus melewati proses sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebanyak 30%.

Saat ini, smartphone Gionee yang dipastikan bakal mendarat di Indonesia adalah seri M7 Power. Smartphone ini telah memenuhi TKDN dan dirakit di Batam melalui PT Sat Nusapersada. Selain itu, ada pula seri S11 yang direncanakan hadir pada Maret 2018 mendatang.

Saat ditanya soal strateginya di Indonesia, David Yeung mengatakan bahwa kepuasan konsumen merupakan perhatiannya selama ini. Oleh karena itu, ia pun berusaha mengikuti tren pasar dengan fitur yang dibawa smartphone Gionee.

"Menurut saya untuk memenangkan persaingan pasar adalah dengan memberikan kepuasan kepada pelanggan. Kami juga turut menyediakan fitur-fitur menarik, contohnya M7 Power punya baterai besar, seri S11 untuk fashion, dan kalau seri F harganya terjangkau. Ada pula sistem keamanan untuk perbankan di dalamnya," ujar David kepada Okezone, Jumat (8/12/2017).

Gionee merupakan pabrikan asal China yang berkantor pusat di Shenzen. Saat ini perusahaan tersebut telah memiliki tiga kantor pusat penelitian yang tersebar di tiga kota seperti Shenzen, Beijing, dan New Delhi.

Gionee didirikan pada 2002 dan mulai menjual produknya ke luar negeri pada 2007. Total ada 13 negara yang disebutkan David telah disinggahi oleh Gionee. Negara tersebut antara lain China, UAE, India, Nigeria, Mesir, Kenya, Nepal, Thailand, Myanmar, Kazakhstan, Filipina, Vietnam, dan Georgia.

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments