Moonton Investigasi Kasus Curang Gamer Mobile Legends

Jakarta - Komunitas game Mobile Legends dihebohkan dengan kelakukan gamer Vietnam yang diduga menggunakan kecurangan dalam bermain. Kasus ini pun sudah terdengar oleh pihak Moonton selaku developer.

Ketika dihubungi, pihak Moonton memastikan jika pihaknya tengah menginvestigasi masalah ini. "Iya, lagi ramai. Enggak tahu kenapa bisa kejebolan," ucap orang dalam Moonton kepada detikINET, Rabu (27/12/2017).

Seperti diketahui, banyak yang menilai gamer dari Vietnam melakukan dua kecurangan. Pertama, kecurangan dengan mengkatrol MMR (Matchmaking Rating). MMR sendiri merupakan sistem yang menentukan posisi ranking gamer Mobile Legends berdasarkan hero.

Poin MMR sendiri didapat dari hasil bermain di mode ranked. Jika menang, maka poin MMR akan bertambah. Sebaliknya jika kalah maka poin MMR akan dikurangi. Besar kecilnya poin MMR ada hitung-hitungannya tersendiri.

Nah, yang diributkan oleh gamer Mobile Legends adalah cara mengkatrol MMR dari gamer Vietnam yang tidak wajar. Mereka hanya bermain sebentar, lalu permainan usai dan dikatakan menang.

Menurut sumber Moonton, cara mengkatrol tadi adalah dengan janjian dengan gamer yang sudah kenal. "Mereka cari orang yang sudah saling kenal. Lalu surrender, deh," papar Moonton lagi.

Sementara untuk kecurangan terdua terjadi di pertandingan National Arena Contest antara Vietnam melawan Indonesia. Dari beberapa video yang dibagikan di YouTube, ditemukan kecurangan dimana cooldown skill tim Vietnam cenderung lebih cepat.

Namun, pihak Moonton sekali lagi masih melakukan investigasi. Apabila benar ditemukan kecurangan, maka pihaknya tidak akan segan untuk melakukan banned permanen. (mag/rou)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments