Monika Rudijono Ditunjuk sebagai Presiden Uber Indonesia

JAKARTA - Selepas ditinggal oleh Alan Jiang yang menjabat sebagai Managin Director pada Juni lalu, Uber mengumumkan penunjukkan Monika Rudijono sebagai Presiden Uber Indonesia.

Melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, Rabu (13/12/2017), Monika akan resmi menjabat per Januari 2018. Untuk saat ini, urusan operasional Uber masih dipimpin oleh Chan Park, General Manager South East Asia Uber.

BERITA TERKAIT +

"Dengan pengalaman 2 dekade membangun berbagai merek dan memimpin berbagai perusahaan di Indonesia, kami sangat senang Monika bergabung sebagai sosok penting untuk memimpin babak baru perjalanan dan pertumbuhan Uber di negara yang merupakan salah satu pasar ridesharing terbesar di dunia," ungkap Chief Business Officer, Uber Asia Pacific, Brooks Entwistle.

Baca juga: Uber Ungkap Waktu Tersibuk di Indonesia Selama 2017

Sebelum bergabung dengan Uber, Monika adalah Presiden Direktur di Grey, yakni salah satu perusahaan periklanan dan pemasaran.

"Ridesharing telah mengubah bagaimana Indonesia bergerak, dan menghadirkan kesempatan-kesempatan ekonomi bagi jutaan orang," ujarnya Monika.

"Saya sangat senang menjadi bagian dari perubahan ini, dan memimpin babak baru yang transformatif untuk perjalanan Uber di negara yang saya banggakan ini," imbuhnya.

Baca juga: SoftBank Kucurkan Rp13,5 Triliun ke Uber, untuk Apa?

Monika memulai karirnya di MACS 909 dan FCB kemudian bergabung dengan Leo Burnett. Ia kemudian merintis kehadiran ISOBAR Indonesia pada tahun 2011. Sementara itu di Grey, Monika sempat menjabat di berbagai posisi senior, seperti General Manager (2014), COO (2015) dan President Director (2016).

Sementara itu penunjukkan Monika Rudijono juga disambut baik oleh Chan Park yang menyebutnya sebagai sosok yang optimistis.

"Saya berkesempatan untuk bertemu dengannya beberapa kali dan mengobrol. Dia adalah salah satu orang paling optimistis yang pernah saya temui. Saya senang menyambutnya dan menunggu untuk bekerjasama ke depan dengannya," ungkapnya.

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments