Mengintip Pabrik Ponsel Xiaomi di Indonesia

BATAM – Kementerian Perindustrian telah lama merilis aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Berkat aturan itu, vendor smartphone harus memenuhi persentase TKDN agar berstatus legal memasarkan produknya di Indonesia.

Meski sempat menunda berbagai smartphone untuk dipasarkan di Indonesia, nyatanya aturan ini disambut baik oleh berbagai vendor. Kini banyak vendor smartphone yang telah merakit perangkatnya di Indonesia demi memenuhi TKDN.

BERITA TERKAIT +

Menilai pentingnya pasar Indonesia, Xiaomi pun merakit berbagai smartphone-nya di Indonesia. Dalam hal ini Xiaomi menggandeng PT. Sat Nusapersada yang berlokasi di Batam. Kemitraan ini turut memperkuat Xiaomi untuk menghadirkan banyak smartphone besutannya yang dirakit dan dipasarkan di Indonesia.

Demi memastikan produknya dirancang dengan baik, Xiaomi secara aktif memantau mitranya di Batam. Kali ini, Head of Xiaomi South Pacific Region and Indonesia Country Manager didampingi Steven Shi dan CEO of PT. Sat Nusapersada Abidin memantau proses perakitan smartphone Xiaomi di pabrik PT. Sat Nusapersada.

Dalam keterangan yang diterima Okezone, Steven Shi memantau keseluruhan produksi secara internal di pabrikannya di Batam tersebut. Ia juga mengenakan busana sesuai dengan standar yang diterapkan manufaktur.

Kemitraan antara Xiaomi dengan PT Sat Nusapersada sendiri telah diumumkan pada Februari 2017. Tak hanya dari sisi manufaktur, proses perakitan smartphone asal China itu juga dikerjakan oleh talenta lokal.

Berkat kemitraan kedua perusahaan, berbagai smartphone Xiaomi telah melenggang di Indonesia. Beberapa smartphone 4G yang telah di produksi di Indonesia diantaranya Redmi 4A, Redmi Note 4, Redmi 4X, Mi A1 serta Redmi Note 5A yang belum lama ini diluncurkan. (lnm).

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments