Mengintip Foto Desa Mars di Bumi, Seperti Apa?

JAKARTA - China sedang membangun sebuah desa yang mensimulasikan kondisi lingkungan di Planet Mars, di Provinsi Qinghai, Barat Laut China. Proyek tersebut, sebagai bagian dari persiapan eksplorasi planet merah ini di China, yang disetujui oleh para ahli di Beijing.

Desa itu akan dibangun di daerah batu merah di cekungan Qaidam di Qinghai barat, yang telah dijuluki sebagai "tempat paling Mars di Bumi”. Memiliki luas 702 hektar, "Desa Mars" akan terdiri dari pusat pariwisata, komunitas Mars, basis simulasi dan fasilitas lainnya.

BERITA TERKAIT +

Total investasi diperkirakan mencapai sekitar 130 juta dollar AS. Demikian diberitakan Xinhua.

Perjalanan ke Mars merupakan misi luar angkasa yang membutuhkan persiapan yang matang. Badan antariksa Amerika Serikat, NASA pada September 2016 bahkan telah mengungkap program 160 hari simulasi Mars.

Baca juga: Luar Biasa! NASA Uji Parasut Supersonik untuk Misi Planet Mars

Program ini diikuti oleh tujuh peserta dari enam negara berbeda. Untuk beberapa hari ke depan, para peserta akan melakukan serangkaian percobaan dan eksplorasi untuk mengasah keterampilan dan strategi yang akan dibutuhkan untuk misi nyata di Mars.

Ketua program ini, Robert Zubrin mengatakan bahwa program ini tidak akan serta merta mengisolasi peserta. Menurutnya, misi ini akan membuat para peserta memahami bagaimana kerasnya hidup di Mars.

Baca juga: Inilah "Gubuk" Tempat Tinggal Astronot di Mars

"Saya tidak berpikir misi ini akan mengisolasi para peserta. Misi ke Mars bukanlah tentang mengirim orang ke Mars untuk melakukan hal monoton. Misi ini adalah tentang mengeksplorasi program lapangan di Mars," ujarnya.

Pada Mei 2013, tim calon penghuni Mars menggelar simulasi kehidupan di Mars selama empat bulan di Hawaii. Simulasi ini membantu badan antariksa NASA untuk mengetahui aktivitas astronot sebelum diluncurkan ke Mars pada 2030.

Dilansir Nbcnews, satu bulan dalam simulasi misi luar angkasa, tim "gastronauts" di Hawaii telah membayangkan bagaimana situasi ketika makan malam di Mars pada dua dekade mendatang.

(ahl)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments