Mengapa Manusia Bisa Menangis saat Tertawa?

JAKARTA - Manusia pada umumnya tertawa saat gembira dan menangis ketika sedih. Namun, ternyata ungkapan emosi itu dapat terjadi bersamaan, karena sebenarnya manusia bisa tertawa sampai menangis.

Dalam penjelasan ini, tertawa dan menangis terjadi dalam tingkat emosi yang tinggi, menurut psikolog Robert Provine, dari Universitas Maryland, di Baltimore.

BERITA TERKAIT +

Baca juga: Terungkap! Hewan Miliki Selera Humor, Nih Penjelasannya

Terdapat bukti bahwa menangis dan tertawa diatur oleh bagian otak yang sama. Faktanya, lesi (keadaan jaringan yang abnormal pada tubuh) pada daerah tertentu di otak telah dikaitkan dengan sindrom yang disebut pathological laughter and crying (PLC), yang membuat si penderita mengekspresikan tangis dan tawanya dengan tidak terkendali. Lesi yang menyebabkan tawa sekaligus tangis itu menunjukkan bahwa keduanya berkaitan.

Penjelasan lain mengungkapkan, tertawa hingga menangis dapat diakibatkan oleh tekanan pada saluran air mata yang dihasilkan oleh goncangan tubuh saat tertawa terpingkal-pingkal. Air mata ini merupakan air mata refleks karena berasal dari faktor eksternal, seperti iritasi dari udara, bukan karena emosi.

Baca juga: Gagal, Aksi Sulap Orang Ini Bikin Netizen Ngakak

Air mata emosional memiliki susunan kimia yang berbeda dari air mata refleks, menurut penelitian oleh William Frey, profesor di Universitas Minnesota. Tetesan air yang dihasilkan oleh emosi mengandung lebih banyak hormon tertentu, termasuk enkephalin leusin, yaitu penghilang rasa sakit alami. Demikian dilansir dari Live Science, Kamis (14/12/2017).

(ahl)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments