Lebih dari 100 Tahun Punah, Hewan Mungil Ini Ditemukan Kembali

SYDNEY - Seekor hewan marsupial karnivora mungil, yang diduga punah di negara bagian Australia, New South Wales, telah ditemukan.

Mulgara berekor lancip adalah satu dari dua spesies mulgara yang masih tinggal di padang pasir Australia Tengah, di negara bagian lain. Namun, sekarang telah ditemukan di Sturt National Park, tepat di sudut barat laut NSW.

BERITA TERKAIT +

Sebelumnya, dari penelitian fosil tulang fragmennya, hewan itu diketahui menghuni negara tersebut dan diperkirakan telah punah selama lebih dari satu abad. Cukup sulit untuk mengetahui jumlah sisa spesies ini, karena dalam beberapa tahun dua spesies mulgara (mulgara berekor lancip dan berekor lebat) tersebut diduga merupakan spesies yang sama.

Baca juga: Diduga Punah, Ini Lima Hewan yang Masih Hidup

Perbedaan antara keduanya baru diketahui pada 2005. Mulgara berekor lancip memiliki ekor yang kurang lebat, serta memiliki delapan puting susu, sementara mulgara berekor lebat memiliki enam. Keduanya berukuran sama, yakni mencapai 30 centimeter dan memiliki bulu pirang seperti pasir.

Meskipun demikian, mulgara berekor lancip terdaftar sebagai salah satu hewan yang rentan di Northern Territory dan Queensland, terancam punah di Australia Selatan, dan telah punah di New South Wales hingga akhirnya ternyata ditemukan kembali.

"Mulgara berekor lancip pernah tersebar luas di gurun pasir pedalaman Australia, tapi menurun karena efek kelinci, kucing, dan rubah," kata Rebecca West dari Universitas New South Wales.

Baca juga: Tujuh Hewan Langka Ini Hanya Ada di Indonesia

Ia saat ini bekerja dengan proyek universitas, Wild Deserts, untuk mengenalkan kembali spesies yang punah ke taman nasional. Mulgara tersebut ditemukan saat ia sedang melakukan pemantauan ilmiah akhir-akhir ini.

Mulgara tinggal di jaringan liang yang luas di bawah bukit pasir, dan muncul di malam hari untuk berburu mangsa. Mereka tidak meminum air sama sekali, tapi mengonsumsi cairan yang mereka temukan pada hewan yang mereka makan – seperti mamalia kecil, reptil, kelabang, dan laba-laba.

Ketika seekor hewan punah di suatu wilayah, ini mengindikasikan bahwa ekologi daerah tersebut telah berubah secara signifikan, seperti adanya predator baru, iklim habitat yang tidak lagi sesuai, atau makanan yang tidak lagi mencukupi. Penemuan kembali mulgara ini memungkinkan spesies lain yang punah di daerah tersebut masih bisa ditemukan.

Jaymie Norris, pengelola kawasan Taman Nasional dan Satwa Liar, mengatakan bahwa tujuan proyek Wild Deserts adalah untuk mengembalikan spesies mamalia yang tidak terlihat di habitat alami mereka selama lebih dari 90 tahun di Sturt National Park. Demikian dilansir dari Science Alert, Senin (18/12/2017).

(ahl)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments