iPhone X Tampil Buruk Terkait Penjualan, Kok Bisa?

JAKARTA - Apple iPhone X dinilai buruk dalam hal penjualan menurut salah satu analis. Tampaknya, Apple memerlukan strategi penjualan agar iPhone X bisa memenangkan pasar.

Analis Cowen, Karl Ackerman mengatakan bahwa iPhone X tidak menawarkan insentif yang cukup terkait dengan fitur untuk membenarkan harganya yang tinggi.

BERITA TERKAIT +

Dilansir Trustedreviews, Minggu (17/12/2017), dalam sebuah catatan kepada klien (seperti dilaporkan Bloomberg), Ackerman menjelaskan bahwa penundaan pengiriman awal untuk iPhone X tidak berarti penjualan telefon yang lebih tinggi daripada biasanya.

Baca juga: Apple Kucurkan Rp5,3 Triliun Demi Perkuat Fitur iPhone X

"Beberapa investor dapat menyimpulkan hal ini terkait dengan momentum penjualan yang lebih baik untuk X," tulis Ackerman. Ia mengatakan, pihaknya semakin khawatir bahwa permintaan di bawah ekspektasi karena pengguna tampaknya tertarik pada model iPhone sebelumnya.

Lebih lanjut, penjualan sejauh ini bagus, tetapi belum menunjukkan 'siklus super'.

Baca juga: Paten Apple Bikin Fitur Siri Makin Pintar, Seperti Apa?

Ackerman mengemukakan bahwa penjualan di semua model iPhone diperkirakan akan mencapai sekitar 79 juta dalam tiga bulan yang berjalan hingga Desember. iPhone X diluncurkan di Inggris pada 3 November, dan merupakan smartphone Apple termahal yang pernah dijual sampai saat ini.

Sekadar informasi, Apple merilis iPhone X yang merupakan ponsel terkuat dan termahal, menandai ulang tahun yang ke-10 dari iPhone generasi pertama. Ponsel tersebut dijual dalam kisaran harga 999 hingga 1.149 poundsterling atau sekira Rp20,6 jutaan.

(ahl)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments