Elon Musk Tantang CEO Boeing Kirim Manusia Pertama ke Mars

JAKARTA – Planet Mars masih menjadi ‘dunia’ yang menarik para ilmuwan untuk mengeksplorasinya. Tak hanya bagi NASA, beberapa perusahaan yang dipimpin oleh tokoh ternama pun turut berlomba-lomba mengirimkan orang ke planet merah itu.

Terbaru, Elon Musk menantang CEO Boeing - Dennis Muilenburg untuk mengalahkannya dalam perlombaan mengirimkan manusia ke Mars. Tantangan ini muncul setelah Muilenburg mengklaim bahwa dirinya lah yang pertama kalinya akan mengirimkan manusia ke Mars.

BERITA TERKAIT +

Hal ini ia ungkapkan dalam sebuah wawancara dengan Jim Cramer di CNBC. Ketika Muilenburg ditanya “Siapa yang akan membawa seseorang ke Mars lebih dahulu, Anda atau Elon Musk?".

Dalam tanggapannya, CEO Boeing itu mengunggulkan Space Launch System (SLS) – sebuah roket raksasa yang tengah dikembangkan perusahaannya bersama NASA untuk misi ke Mars. Ia mengatakan “Kami akan melakukan uji coba penerbangan pertama pada tahun 2019, dan kami akan melakukan misi slingshot di sekitar bulan.”

“Akhirnya, kita akan pergi ke Mars, dan saya yakin orang pertama yang menginjakkan kaki di Mars kaan sampai disana dengan roket Boeing,” katanya sesumbar.

Hal ini mendorong Musk yang juga mengumbar rencananya mengeksplorasi Mars untuk menanggapi. Tak banyak komentar yang ia lontarkan. Musk hanya mengatakan “Do it,” melalui akun Twitter-nya.

Meski komentar ini tampak sebagai tantangan, tweet Musk itu juga bisa diartikan sebagai sambutan baik bagi Boeing untuk mengirimkan manusia ke Mars.

Klaim Muilenburg sendiri bukan terlontar kali ini saja. Oktober 2016, CEO Boeing tersebut mengatakan “Saya yakin bahwa orang pertama yang menginjakkan kaki di Mars akan tiba di sana dengan mengendarai roket Boeing.”

Namun jika kedua misi CEO perusahaan teknologi itu sesuai dengan jadwalnya, maka kemungkinan Musk akan lebih dulu mengeksplor Mars ketimbang Muilenburg.

Penerbangan pertama SLS disebut tidak akan meluncur sebelum 2023. Sementara Musk mengumumkan rencananya untuk mengirimkan manusia ke Mars pada 2022 dengan menggunakan roket BFR. Demikian seperti dilansir IB Times, Sabtu (9/12/2017). (lnm).

(kem)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments