Baidu Minta Maaf karena Pajang Si Seksi Vivi

Jakarta - iQiyi menarik si seksi Vivi dari headset virtual reality (VR)-nya yang bernama Qiyu setelah diprotes banyak pihak karena dianggap merendahkan wanita.

iQiyi adalah platform video milik Baidu, yang tengah menguji Vivi -- sosok pacar digital di plaform VR-nya --. Namun kini Vivi sudah ditarik kehadirannya dari Qiyu setelah menerima banyak protes dari berbagai pihak.

"iQiyi sudah menyadari masalah yang diangkat oleh berbagai media dan sudah menarik produk tersebut untuk diperbaiki. Kami meminta maaf terhadap berbagai masalah yang sudah ditimbulkan," ujar Baidu dalam pernyataannya.

Vivi pertama diluncurkan pada Maret lalu sebagai sebuah kecerdasan buatan yang berbentuk seorang wanita. Ia juga berfungsi sebagai asisten digital di Qiyu, dan mempunyai sejumlah kemampuan, seperti membaca mood penggunanya melalui teknologi pengenalan emosi.

Vivi pun bisa memilih dan merekomendasikan film yang cocok dengan selera penggunanya. Namun ternyata kemampuannya lebih banyak dari itu, karena ada pengguna yang memuji kemampuannya dalam menggoda penggunanya, juga melakukan tarian seksi.

Baidu Minta Maaf karena Pajang Si Seksi ViviFoto: Istimewa
Bahkan, dalam sebuah screenshot terlihat kalau penggunanya bisa meraba -- secara digital -- payudara Vivi, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (14/12/2017).

Jadi sekalipun banyak perusahaan teknologi lain yang menggunakan sosok wanita untuk memerankan asisten digitalnya, yang dilakukan Baidu melalui Vivi ini sepertinya memang kebablasan. Tak aneh jika banyak pihak yang memprotes langkah Baidu ini. (asj/fyk)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments