Amplifive Edisi Kedua Digelar, Intip Keseruannya di Sini

Jakarta - Amplifive, ajang pitching startup yang digelar detikcom, Google, dan Digitaraya, kembali digelar. Acara ini memberikan wadah untuk para startup pemula agar bisa memperkenalkan diri dan mendapatkan peluang kerja sama di ekosistem digital Tanah Air.

Seperti diketahui, Indonesia memang tengah dilanda 'demam' startup mengingat semakin menjamurnya perusahaan rintisan. Tak hanya di Jakarta dan Pulau Jawa, tapi juga di seluruh Nusantara.

Hal ini tentu menjadi angin segar, karena pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika pun juga sudah cukup lama menggalakkan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Kisah-kisah sukses dari para perusahaan rintisan yang berhasil menyandang predikat unicorn seperti Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, serta BukaLapak pun semakin meningkatkan semangat para anak muda untuk mengikuti jejak para pendahulunya tersebut.

Setelah sukses menyelenggarakan edisi pertamanya pada 6 November lalu, kini Amplifive kembali hadir dengan startup-startup yang memiliki ide-ide yang tidak kalah menawan dari para peserta sebelumnya.

Hal itu diungkap Yansen Kamto, Chief Executive Kibar, saat penyelenggaraan Amplifive yang bertempat di Menara by Kibar, Cikini, Jakarta Pusat.

"Banyak peningkatan yang ditampilkan para peserta sekarang dibanding sebelumnya. Mereka sudah berhasil membuktikan bahwa ide mereka sudah dapat dieksekusi dan terealisasi," ujarnya.

Meskipun begitu, di balik pujiannya itu, Yansen tak lupa memberikan masukan juga kepada seluruh peserta.

"Masih belum ada yang melakukan analisis terhadap persaingan pasar. Padahal, hal ini penting untuk membuat mereka mengetahui pihak mana saja yang diambil pasarnya oleh kehadiran mereka. Market value mereka pun juga harus lebih spesifik," Yansen mengatakan.

Selain itu, ia pun berharap bahwa para pelaku startup muda tersebut dapat lebih memaksimalkan penggunaan teknologi yang lebih canggih, dan terus berusaha memberikan manfaat kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Yansen Kamto sendiri kembali turut andil menjadi panelis seperti pada edisi sebelumnya. Selain Yansen, ada Veronica Utami (Head of Marketing Google Indonesia), Achmad Rouzni Noor II (Managing Editor detikINET), dan Steven Vanada (Vice President CyberAgents Venture). Tak ketinggalan, hadir pula Enda Nasution (Executive Director 1000 Startup Digital) yang bertindak sebagai Mistery Judge.

Masih sama dengan edisi yang pertama, Amplifive kali ini masih merupakan hasil dari kerja sama antara detikcom, Digitaraya, serta Google for Entrepreneurs.

Kelima startup yang dihadirkan pun semuanya berasal dari luar Jakarta dan dari daerah yang berbeda-beda juga, yaitu Invita (Medan), SmartMom (Banjarmasin), Kopitani (Makassar), Agenda Kota (Surabaya), serta Shushi (Denpasar).

(rns/rou)

Berita Terbaru Hari Ini

Comments